"all or nothing !" atau "Maala yudraku kulluhu la yutroku kulluhu !" ……………………………………………………………………………………………………….bila tidak dapat menjangkau seluruhnya maka janganlah meninggalkan keseluruhannya

Hollywood di Stop, Kaum “SUFI” resah

Daripada ndak nulis lebih baik nulis,…! pepatah dari negeri antah-berantah mengatakan demikian. Dengan judul tulisan agak ‘provokatif’ , saya hanya ingin mengeluarkan  uneg-uneg yang agak sedikit menggumpal (bukan menggumpil, karena hanya jadi upil hehe..). Mendengar hiruk -pikuk kaum ‘SUFI’ yang sedang koar-koar tentang distopnya film-film amerika (hollywood), dan kometar-komentar yang bertebaran di dunia nyata dan dunia maya agaknya memang seru.

Oke sekarang kita ambil cuplikan eh koq cuplikan…, memang film hehehe…yo wis nukilan aja deh..

*komentar mbah Sudjiwo Tedjo :

“Jadi menurut aku itu cuma kesewenang-wenangan pihak Amerika saja dan pasti mereka akan menang,” ujar Sujiwo Tedjo melalui telepon seluler, di Jakarta, Minggu (20/2).

Kesewenang-wenangan yang dimaksud Sujiwo Tedjo adalah dengan pemberlakuan kenaikan pajak tidak lantas merugikan pihak produsen film Hollywood.

“Sekarang film Avatar saja tayang di Indonesia bisa meraup Rp70 miliar . Kalau cuma bayar pajak sekian juta itu kan nggak ada artinya,” tuturnya.

“Nanti coba kita lihat, film Hollywood diturunkan banyak pihak bioskop teriak-teriak minta film Hollywood dimasukkan ke Indonesia lagi,” paparnya. (sumber: inilahdotcom).

*Nooca Masardi, juru bicara 21 Cineplex : “Ini bukan tentang kenaikan pajak film impor, tapi yang dipermasalahkan adalah, sejak Januari 2011 ini ada aturan dan penafsiran baru Direktorat Jenderal Bea Cukai atas Peraturan tentang pajak bea masuk yang lama, yang diberlakukan per Januari 2011, yakni, bea masuk atas hak distribusi,” katanya. Menurut Noorca kebijakan ini tidak lazim dan tidak pernah ada dalam praktik film di seleuruh Indonesia.

*Kaskuser :  hadoh bakal balik lagi nih ke jaman jahiliyah…

klo wrong man, in the wrong place yah begini nih jadinya…. ( ID : terangbulan04 )

Ane sih maLEs kLo harus nntn fiLm Indo…
Aneh2 semua…..
Yang Keren menrut ane cuma Denias,, sama LASKAR PELANGIGan…
( ID : Fantatista21 )

 

*Garin Nugroho : “kalau mereka memboikot, yang rugi mereka sendiri. Jadi marilah kita lihat informasi dengan benar.”

“kalau menurut saya, pemerintah harus lebih keras…”  (sumber : TVOne)

* Johan Tjasmadi (pengamat Film) : ” Asing sebenarnya menginginkan pola pikir kita ke arah barat, melalui film-film yang mereka buat , dengan leluasa mereka akan sedikit demi sedikit mempengaruhi semuanya” (sumber : TVOne)

*********************************

Nah itu sedikit nukilan-komentar yang muncul, mungkin anda sendiri punya pendapat atau mungkin juga uneg-uneg. Lebih baik salurkan ke hal-hal positif jangan malah mengumbar ke hal-hal negatif. Hanya karena terinspirasi revolusi Tunisia dan Mesir, tiba-tiba kita berteriak reformasi “bea-cukai” …. hah.. emang siapa yang peduli..!

Tapi yang jelas adalah kaum ‘sufi’ (suka film) menjadi sangat resah… betul ?

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.